Prokompi, (1 Februari 2021)
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. H. Tri Hartono, MM didampingi Kepala Dinas Kesehatan menghadiri Video Conference terkait Peresmian Program Puskesmas Terpadu dan Juara (PUSPA), bertempat di Ogan Lopian.
Dalam video conference, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU selaku Menteri Kesehatan RI menyampaikan terimakasih atas kerjasama antara Pemerintah Jawa Barat dengan Puskesmas-puskesmas di Jawa Barat. Peran Puskesmas untuk kesehatan nasional sangatlah penting karena merupakan titik ujung yang paling dekat dengan masyarakat, khususnya dalam situasi pandemi COVID-19 ini yang harus diperbaiki strateginya mulai dari hulu seperti perilaku masyarakat. Terdapat dua strategi hulu diantaranya mendidik masyarakat agar patuh dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), serta dalam menerapkan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Kemudian, Puskesmas sebaiknya melakukan strategi ke arah preventif dan mengurangi ke arah kuratif karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain itu, Puskesmas harus menyediakan layanan kesehatan yang bermutu, agar tingkat ekonominya membaik.
M. Ridwan Kamil, ST, M.Ud selaku Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi COVID-19 ini secepatnya Kepala Daerah merubah strategi, agar tidak terjadi lonjakan penaikan yang terkonfirmasi positif COVID-19. Pertama, tahun 2021 ini diharapka untuk keterisian RS bagi pasien yang terpapar COVID-19 seharusnya 30% atau 1/3 tempat tidur yang tersedia baik RS negeri atau RS swasta. Kedua, dihimbau agar tidak ada isolasi atau karantina di rumah lagi karena beresiko tinggi menularkan kepada anggota keluar lainnya sehingga keluarga menjadi klaster tertinggi. Ketiga, membuat posko di tempat keramaian yang menyediakan stock masker.
Jawa Barat sebisa mungkin menaikan jumlah Puskesmas, kita sekarang hanya ada +/- 1000 Puskesmas, dimana seharusnya kita membutuhkan 7000 Puskesmas untuk melayani kesehatan masyarakat.
Pada kesempatan ini, dilakukan peresmian PUSPA sekaligus pemberian APD secara simbolis kepada Gubernur Jawa Barat. Diharapkan Pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat dapat bersinergis dalam melayani kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Jawa Barat.
Komentar
Posting Komentar