Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika menghadiri Acara Grand Final Event Kreatif Pasanggiri Mojang Jajaka Tahun 2021, bertempat di Bale Swala Yudistira.
Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Tahun 2021 dilaksakan dengan memperhatikan Protokol kesehatan dari mulai dilakukannya screening hingga rapid test.
Kegiatan ini bukan hanya sebatas ceremonial tapi sebagai wadah bagi para finalis untuk mengasah kemampuan bakat dan minatnya karena akan menjadi mitra bagi pemerintah kabupaten Purwakarta terutama di sektor Disporabud, dan harus menjadi teladan bagi para generasi yang sekarang khusunya di purwakarta, dimasa pandemi ini disesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru untuk lebih produktif, kreatif, dan inovatif.
Ambu Anne mengapresiasi kepada mojang dan jajaka tahun 2018 yang telah melaksanakan tugas dan pengabdiannya bagi pariwisata, industri kreatif, dan kebudayaan kabupaten purwakarta. Karena akan menjadi contoh bagi finalis yang mojang jajaka tahun 2021 untuk dilibatkan dibidang pariwisata dan industri kreatif.
Selama dua tahun kedepan menjadi mitra pemerintahan kabupaten purwakarta para pinilih mojang jajaka selain menjadi mahasiswa harus punya pengetahuan baru dan akan ditargetkan 10 sertifikat di bidang yang baru, salah satunya kemampuan berbahasa yang akan di fasilitasi oleh pemerintah.
Selain pinilih utama pinilih lainnya juga akan dilibatkan bersama dengan DPMPTSP untuk menjadi duta madukara, karena sering sekali datang tamu-tamu di luar kota, kemudian bersama Diskominfo juga untuk bidang foto maupun video, juga bidang-bidang lainnya terutama diteknologi sebagai pengalaman dan pengetahuan baru dalam menambah wawasan.
Paguyuban mojang jajaka harus selalu mengedepankan spirit perubahan, seragam kebaya yang sekarang hanya sebagai penobatan setelah itu kegiatan dilapangan harus di sesuaikan dengan situasi, karena kalau setiap kegiatan pemerintah dilibatkan seragam kebaya ini sangat sulit untuk bergerak, kedepannya cukup menggunakan slendang dan seragam yang simple.
Kontribusi perekonomian purwakarta 57% dari industri, ini yang menjadi lahan pekerjaan bagi anak-anak purwakarta tetapi bagi yang tidak siap akan kalah bersaing dengan orang-orang pendatang dari luar, jangan sampai menjadi penonton dirumah sendiri. Bagaimana pun harus bisa mengasah kemampuan untuk bisa bersaing dengan lainnya.
Purwakarta punya tujuh industri dan satu kawasan sudah ada dan dua kawasan masih dalam proses, kedepannya berbagai macam pabrik akan dibangun, kontribusi perdagangan dan kontruksi juga masih sangat terbuka dan peluangnya sangat besar.
Kaum milenial juga harus terus di asah pada sektor pertanian, walaupun lahannya kecil tetapi sudah menjadi kontribusi perekonomian dalam kebutuhan konsumsi masyarakat di kabupaten purwakarta.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah, Kapolres, Dandim 0619, DPRD Purwakarta, orang tua finalis, para kepala OPD dan para camat yang hadir secara langsung maupun secara virtual.
Komentar
Posting Komentar