Bertempat di Maya Datar Purwakarta, Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika menghadiri Pelaksanaan Launching Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia.
Vaksinasi COVID-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan, dan memerlukan waktu sekitar satu bulan untuk mencapai imunitas secara maksimal. Suntikan pertama dilakukan untuk memicu respons kekebalan, dan suntikan kedua untuk menguatkan respon imun yang telah terbentuk.
Vaksin untuk Lansia datang ke Kabupaten Purwakarta pada tanggal 08 April 2021, sebanyak 860 Vial untuk 2 (dua) dosis, yang akan di alokasikan 60 persen untuk Lansia sebanyak 2580, dan 40 persen untuk guru sebanyak 1720. Dimana akan dilaksanakan pada 20 Puskesmas dan 6 Rumah Sakit.
Program Vaksinasi, tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas total dari COVID-19. Vaksinasi juga tidak semerta-merta menggantikan implementasi protokol kesehatan. Maka dari itu, pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi dengan disiplin menerapkan 4M dan melanjutkan budaya 3T. Dihimbau kepada seluruh masyarakat, agar selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, baik sebelum menjalani vaksinasi maupun setelah menjalani vaksinasi.
Ambu Anne mengajak kita semua, untuk mendukung tenaga kesehatan dalam upaya 3T yaitu Tracing, Testing dan Treatment, untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 sekaligus sebagai upaya pemulihan pasien positif COVID-19. Tetap harus disiplin menjaga diri, dan bersama-sama merintis terbentuknya kekebalan kelompok atau Herd Immunity di Indonesia.
Laju Vaksinasi COVID-19 tidak secepat sebelumnya, karena banyaknya negara di Eropa dan beberapa Negara Asia terjadi lonjakan kasus aktif COVID-19, akibatnya negara-negara yang memproduksi vaksin di negara tersebut mengarahkan agar produksi vaksinnya tidak boleh di ekspor, sehingga suplai untuk vaksinasi COVID-19 terbatas. Terkait keterbatasan suplai vaksin, prioritas untuk sasaran vaksinasi diarahkan untuk disuntikan kepada Lansia. Menurut data dari Kementerian Kesehatan menunjukan Dari 1,5 Juta yang terpapar, sebanyak 10% nya Lansia di atas 60 tahun. Pada tanggal 08 April 2021, Kabupaten Purwakarta menerima droping vaksin sebanyak 860 Vial dan difokuskan 60 persen untuk Lansia, serta akan dilaksanakan di seluruh Fasiltas Kesehatan (Faskes) yang ada di Kabupaten Purwakarta.
Adapun ketentuan Lansia yang bisa di vaksinasi diantaranya :
1. Tidak punya penyakit Komorbid lebih dari 2 (dua)
2. Bisa berjalan sejauh 200 meter tanpa dibantu dan tanpa kelelahan ataupun terengah-engah
3. Bisa naik anak tangga minimal 10 anak tangga tanpa kelelaahan atau keluhan sakit dada dan tanpa sesak
4. Tidak pernah terpapar COVID-19 kurang dari 3 bulan
Dalam menghadapi bulan Ramadhan, vaksinansi terhadap Lansia masih akan terus berjalan dan vaksinasi di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa. Sebelum vaksinasi di bulan Ramadhan, dihimbau kepada usia lanjut untuk istirahat yang cukup dan makan dengan gizi yang seimbang. Hal ini sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021. Para Lansia yang akan divaksin, tentunya akan dilakukan Screening Kesehatan terlebih dahulu oleh Dokter, dan untuk meningkatan cakupan vaksinasi Lansia, maka Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan kebijakan bahwa 1 (satu) orang umum bisa di vaksin asal membawa 2 (dua) orang Lansia untuk vaksin.
Dalam konteks mencari berbagai informasi bermanfaat yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya kepada Tim Gugus Tugas Covid-19, maka semua elemen harus menerapkan Prinsip Filtering Before Sharing, dan Sharing Is Caring. Pemerintah juga meminta agar tetap melakukan monitoring potensi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), dengan menerapkan prinsip Evidence-Based Medicine, dan pendekatan persuasif kepada masyarakat sebagai subjek penerima vaksinasi.
Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan, baik secara Massive, menggunakan narasi yang mudah dipahami, berkelanjutan dan berbasis kolaborasi. Vaksinasi merupakan opsi rasional yang dapat ditempuh saat ini, maka diperlukan dukungan dan komitmen bersama dalam rangka mengendalikan laju pandemi COVID-19.
Ambu Anne mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan bekerja ikhlas dalam setiap tahapan pelaksanaan vaksinasi, mulai dari distribusi sampai pelayanan vaksinasi. Diharapkan langkah ini dapat memutus penyebaran COVID-19.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Direktur Utama Rumah Sakit Bayu Asih, Unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta.
“Vaksinasi Melindungi Diri, Melindungi Negeri, Salam Sehat Purwakarta”.
Komentar
Posting Komentar