Kegiatan Diskusi dan Pengarahan “Peran Masyarakat dalam Mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Upaya Penanganan Sampah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Menjadi Bernilai Ekonomi”


Prokompim, (26 Februari 2026)
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menghadiri Kegiatan Diskusi dan Pengarahan “Peran Masyarakat dalam Mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Upaya Penanganan Sampah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Menjadi Bernilai Ekonomi”, bertempat di Bale Sawala Yudistira. 

Kegiatan ini menjadi bernilai ekonomi, berfokus pada integrasi gizi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi sirkular.

Program MBG melalui dapur SPPG menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan warga setempat dalam operasional, pasokan bahan baku dan distribusi sehingga menciptakan lapangan kerja.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi SPPG untuk menjamin kualitas dan keberlanjutan program.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa BPS akan melaksanakan sensus ekonomi dan pemutakhiran ekonomi di seluruh Indonesia, serta akan melakukan rekrutmen secara terbuka pada bulan Maret nanti.

Wakil Ketua BGN menyampaikan bahwa keberadaan program MBG dengan SPPG-SPPG yang sudah tersebar 140 SPPG di Purwakarta ini jangan menimbulkan isu lingkungan dengan beberapa penekanan yakni tidak boleh ada air yang keluar dari SPPG yang berwarna dan berbau, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup beserta Dinas terkait diharapkan dapat mengecek IPAL-nya.

Beliau juga menyampaikan Food Waste (sisa-sisa makanan) dapat diolah menjadi pupuk organik cair, bahan pakan ternak, sertabudidaya Maggot (dapat menurunkan biaya produksi karena sebagai pengurai limbah organik seperti sampah rumah tangga dan sisa makanan), juga pakan alternatif bernutrisi tinggi untuk ternak maupun ikan.

Wakil Ketua BGN berharap seluruh Kepala SPPG dapat menegakkan SOP di MBG agar tidak terjadi pelanggaran, salah satunya seperti keracunan. 

Bupati Purwakarta beserta jajaran berusaha untuk meminimalisir terjadinya isu negatif dari program MBG, dengan cara mengumpulkan Kepala SPPG beserta jajaran dan melakukan pelatihan penjamah agar menjaga sanitasi dan lingkungan, kemudian berusaha menangkap peluang selain untuk meningkatkan asupan gizi anak, ibu hamil dan ibu menyusui guna mengurangi Stunting dan malnutrisi, serta meningkatkan kualitas SDM Indonesia yang produktif dan berdaya saing sebagai bagian dari strategi menuju Indonesia emas 2045. Selain itu, diharapkan juga dapat menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Turut hadir Ketua DPRD beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Purwakarta, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Kepala Dispangtan beserta Para Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Purwakarta, Kepala SPPG dan Yayasan se-Kabupaten Purwakarta.

Komentar