Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 dan Launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi
Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Ir. Sri Jaya Midan mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026 dan Launching Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi, bertempat di Ruang Rapat Sekda.
Rakor ini dipimpin oleh Sekjen Kemendagri Komjen Pol. Tomsi Tohir Balaw, M.SI yang bertugas mengawal kebijakan, termasuk stabilitas harga pokok. Serta langkah-langkah strategi yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Daerah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Berdasarkan sensus ekonomi 2026 bahwa indeks perkembangan harga Mei 2026 berdasarkan data SP2KP Pencatatan sampai 8 Mei 2026, tercatat sebanyak 15 provinsi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Komoditas penyumbang andil kenaikan IPH adalah cabai merah, minyak goreng, dan bawang merah. Secara umum harga cabai merah naik 5,72% dibandingkan April 2026 ada 242 daerah kenaikan harga cabai merah.
Rakor pengendalian inflasi daerah melalui zoom meeting bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pangan, menyusun strategi konkrit daerah, serta mengendalikan laju inflasi nasional khususnya menjelang hari raya. Melalui rakor ini, diharapkan setiap daerah dapat mengoptimalkan dalam menjaga stabilitas harga dan komoditas.
Selain itu dalam kegiatan ini KPK bersama Kemendagri dan Kemendikdasmen aktif meluncurkan Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi (PAK) melalui webinar Zoom Meeting. Inisiatif ini bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai integritas ke dalam kurikulum sekolah, mulai dari PAUD, pendidikan dasar, hingga menengah.
Peluncuran ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai integritas ke dalam kurikulum sekolah di seluruh daerah serta mendukung peningkatan skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Pemda. Tujuan Menanamkan 9 nilai antikorupsi yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, adil sejak dini.
Komentar
Posting Komentar